Senin, 14 November 2011

download poer dvd

Thursday, 28 April 2011

CyberLink PowerDVD 11 Ultra Full Keygen


Baru saja kemarin saya share CyberLink PowerDVD 3D Mark II Ultra Max 10.0 Build 2701 Full Keygen Patch, tapi sekarang saya sudah share CyberLink PowerDVD 11 Ultra Full Keygen aja. Buat sobat blogger yang sudah request aplikasi CyberLink PowerDVD 11 Ultra Full Keygen. Silahkan langsung di cek,,

CyberLink PowerDVD 11
CyberLink PowerDVD 11
Features:
  • Play any HD & 3D media – Blu ray Movies, video, music, and photos
  • Play media from anywhere – PCs, smart devices, home/social cloud
  • Play in upscaled quality – Videos, YouTube, photos and music
  • Play social media – Your hub for YouTube, Facebook and Flickr
  • Play PowerDVD from your iPhone, iPad and Android Devices – PowerDVD Remote
INFO : Ketika memasukan serial number. harap disconnect komputer dari internet yah.Buat sobat blogger yang punya masalah dengan aktivasi, silahkan coba tips berikut :
  1. Klik "run" (win + r)
  2. ketik "regedit"
  3. Masuk ke "[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\cyberlink\PowerDVD11\CustomReg]" atau "[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Wow6432Node\CyberLink\PowerDVD11\CustomReg]".
  4. Klik 2x "UI_UpgradeStrategy" ubah nilainya menjadi 00000000
  5. Sekarang coba buka PowerDVD 11, dan masukan serial yang di dapat dari keygen.
Password : www.remo-xp.com
Download CyberLink PowerDVD 11 Ultra Full KeygenSize : 87 Mb
Download Keygen Cyberlink PowerDVD 11 Only ||

Selasa, 23 Agustus 2011

Percepat Browser Firefox dengan Speedyfox


firefox bomb thumb Percepat Browser Firefox dengan Speedyfox
Firefox Loading Kencenng..
Browser Firefox kawan lambat? sudah menggunakan Trik mempercepat Firefox tapi dirasa masih kurang gesit? Mungkin kawan bisa mencoba Tools mempercepat Mozilla Firefox yang bernama Speedyfox. Mozilla Firefox sebenarnya Browser yang cepat, namun seiring berjalannya waktu akan banyak terdapat Fragmentasi Database yang menyebabkan si Rubah Api melambat.

Nah, dengan Software Speedyfox ini, Database yang terfragmentasi tersebut akan dikompres, sehingga lebih ringan dan otomatis loading Firefox semakin cepat. Keuntungan yang bakal kamu rasakan dari Speedyfox adalah:
  • Start Up Firefox 3 kali lebih cepat
  • Percepat Browsing History
  • Beroperasi lebih cepat dengan Cookies
Download Speedyfox – Software pemercepat Mozilla Firefox
Speedyfox 1.4.2 (0.3 MB)
Note: Jangan lupa tekan “SKIP AD”
Nah tunggu apa lagi? segera download Speedyfox, Tools mempercepat Mozilla Firefox. Gak perlu khawatir, programnya sangat kecil, jadi Download nya bisa cepat. Semoga Postingan ini bermanfaat dan bila ada pertanyaan, silahkan berkomentar :shakehand:

Minggu, 21 Agustus 2011

seting wifi via laptop pada windows XP

Membuat Koneksi Wireless Antar Laptop

Kalau anda mempunyai dua buah laptop atau lebih atau komputer desktop yang mempunyai wireless LAN card (wifi) dan antara masing–masing laptop/ komputer tersebut ingin terhubung atau terkoneksi satu sama lain sehingga dapat sharing data, printer, internet, remote komputer dll. Cara sederhana dapat dilakukan dengan koneksi adhoc yaitu koneksi wireless LAN tanpa menggunakan akses point, terhubung langsung antara komputer ke komputer lainnya tanpa menggunakan kabel.
Setting koneksi adhoc untuk windows xp sp2 adalah sebagai berikut :
• Nyalakan wifi
• Masuk ke network connection (klik start -->Control Panel --> Network and internet connection --> Network Connection )
• Klik kanan pada wireless network connection, kemudian klik properties.




• Pilih Tab Wireless Networks --> klik Advanced


• Pilih Computer-to-computer (ad hoc) networks only


• klik Close, Tampilan akan kembali ke jendela Wireless Network Connnection Properties
• Pada Preferred networks , klik Add


• Beri nama Network name (SSID) sesuai dengan yang kita inginkan misalnya contoh disini saya beri nama mynet (pada komputer yang lain namanya harus sama (mynet)).-->klik OK
• Pada Wireless network key, agar lebih mudah dulu  network Authentication diisi : Open , pada Data encryption diisi : Disable. ( kalau mau langsung pakai proteksi juga silakan, tapi sebaiknya seperti ini dulu, nanti kalau sudah berhasil koneksinya silakan utak-atik option ini )



Sehingga pada preferred networks akan tampil nama SSID yang sudah kita buat dengan nama mynet --> klik ok untuk keluar.



• Lakukan hal / langkah yang sama pada laptop/komputer yang lain yang akan dikoneksikan. ( ingat nama /network name (SSID) harus sama ( mynet)).


• Kalau kedua komputer sudah disetting seperti langkah di atas, langkah selanjutnya adalah tinggal mengkoneksikannya yaitu dengan masuk ke Network Connection, kemudian klik kanan pada Wireless Network Connection --> pilih View available wireless networks.
Disana akan tampil SSID dengan nama mynet, sorot dengan mouse kemudian klik tombol Connect. Tunggu beberapa saat sampai statusnya Connected.


•• Sebenarnya kalau komputer kesatu selalu nyala, pada komputer kedua dan ketiga dan seterusnya tidak perlu disetting apapun, cukup nyalakan wifinya, View available wireless networks, pilih dan kemudian Connect. (seperti kalau kita koneksi pada hotspot).


• Untuk Melihat berhasil tidaknya koneksi antar komputer, kita bisa melakukan perintah ping ke nama komputer lawan.
- untuk mengetahui nama komputer : klik kanan pada my computer --> properties --> pilih tab Computer Name-->full computer name ( = nama komputer)
- Buka Command prompt (start --> klik RUN--> ketik cmd--> klik OK )
- Ketik ping namakomputerlawan (ping spasi nama komputer lawan) tekan enter, kalau berhasil akan ada reply dari komputer lawan.
- Kalau tidak ada reply bukan berarti belum berhasil, karena mungkin fungsi untuk pingnya dari komputer tersebut disable.

• Cara lain :
Dengan melihat IP address yang didapat oleh masing - masing komputer. ( karena cara diatas kita tidak mengisi nomor IP secara manual, tetapi secara otomatis/DHCP, ( maksudnya otomatis disini supaya lebih mudah , di bagian bawah ada cara setting IP secara manual ).
Cara melihat IP address yang didapat yaitu masuk kembali ke Network Connection--> dobel klik pada wireless network connection yang sedang terkonek--> kemudian klik Support, (dilakukan di kedua komputer ), kemudian bandingkan hasilnya.


Masing - masing komputer harus mendapat nilai subnet mask yang sama : misal disini subnet masknya didapat 255.255.255.0 (kelas C), komputer-a dan komputer-b harus sama yaitu 255.255.255.0
Masing - masing komputer harus mendapat IP address yang satu network misal kalau komputer-a mendapat 192.168.0.X, maka komputer-b harus mendapat 192.168.0.X juga (hanya nilai Xnya saja yang berbeda antara komputer a dan b).
Klik Repair di salah satu komputer kalau tidak didapatkan nilai seperti ketentuan di atas, sampai mendapatkan IP address dan subnet mask yang sesuai.



Setting IP Secara Manual

•• Bisa saja pada beberapa kasus akan kesulitan mendapatkan IP sehingga koneksi tidak berhasil, maka kita harus set IP secara manual.
Caranya :
-masuk ke network Connections-->klik kanan pada wireless network --> klik properties.
-Dobel klik pada internet protocol (Tcp/ip) --> klik pada use the following ip address.
Pada komputer kesatu set ip address : 192.168.0.1 subnet mask: 255.255.255.0
Pada komputer kedua set ip address : 192.168.0.2 subnet mask: 255.255.255.0
Pada komputer ketiga set ip address : 192.168.0.3 subnet mask: 255.255.255.0
Dan seterusnya..
Apabila komputer kesatu mempunyai koneksi internet dan akan sharing ke yang lainnya, maka pada komputer kedua, ketiga dan seterusnya.  Kolom Default Gateway dan Preferred DNS servernya harus diisi yaitu : 192.168.0.1 .




Untuk melakukan Sharing Data :

• Klik kanan pada drive atau folder yang akan disharing --> pilih Sharing and security
--> Contreng pada Share this folder on network, isi Share name.--> klik OK



• Untuk mengakses data dari komputer lawan bisa dilakukan dengan mengetik di RUN command \\namakomputer atau \\noIPaddress komputer lawan yang akan diakses.


Untuk Sharing Koneksi Internet

• Di komputer yang ada koneksi internetnya masuk ke Network Connection --> Klik kanan pada koneksi internet yang akan disharing --> klik properties



• Pilih Tab Advanced, Contreng Allow other network user to connect through this …,


• Klik tombol Setting, contreng services yang akan disharing, (yang mutlak untuk sharing internet adalah Web Server (HTTP), yang lainnya HTTPS, FTP, POP3, dll terserah anda sesuai kebutuhan, atau boleh juga pilih semua.--> kemudian klik OK.


Semoga bermanfaat.

cara setting wifi via laptop

Pernahkan kalian pengen maen game multiplayer antar komputer tapi gak punya kabel LAN?
Pernahkan pengen copy data dari laptop temen tapi gak ada flashdisk?
Pernahkan pengen sharing koneksi internet tapi gak tahu caranya?
Nah pertanyaan-pertanyaan diatas bisa terjawab dengan cara membuat koneksi antar komputer, baik PC maupun laptop, via Wi-Fi.. Ooooo, bisa yya?? Tentu bisa dong, jangan hanya pake Wi-Fi buat konek ke Access Point / Hot Spot Internet, Wi-Fi bisa lebih dari itu.. Kebanyakan mungkin belum tahu ya.. hehe.. Kalo yang udah tahu, mungkin bisa mbenerin kali aja ada penjelasan aku yang salah… Ok boss?? :D
Sebelumnya ini tutorial untuk Windows 7 aja dulu ya, untuk pengguna XP menyusul aja kalo sempet, sedang untuk OS lain maaf ya, aku gak pernah make, jadi ya gak tau caranya.. ;p *I’m a Windows User*
Sebelumnya pastikan Wi-Fi anda sudah terinstal drivernya, liat aja di Properties dari My Computer trus menu Device Manager, liat apakah Wi-Fi sudah kedetect dan statusnya working properly, gak ada tanda seru atau warning di iconnya.. Trus nyalakan Wi-Finya, beda Laptop beda cara, ada yang pake geser, tombol, atau shortcut keyboard..
Kalo sudah, di taskbar kanan ada logo koneksi, klik aja trus masuk ke menu Network and Sharing Centre..

Buat Koneksi baru dengan menu Set up new a connection or network..

Scroll sampai ketemu pilihan koneksi Set up wireless adhoc bla bla bla. Koneksi adhoc adalah koneksi antar komputer sehingga memungkinkan pembuatan jaringan berbasiskan Wi-Fi..


Setelah itu silahkan isi nama network yang ingin dibuat beserta securitynya, pengen pake password ato gak, kalo pengen aman mending pake password aja, ato kalo males setting gituan pilih mode No Authentication (Open), klik Next dan selesailah sudah.. :D


Untuk nyambung ke network yang udah dibuat pilih aja network tersebut di taskbar dan tekan Connect.. Komputer lain juga bisa nyambung ke jaringan ini dengan cara yang sama..

Habis itu tinggal setting IP address aja, pilih properties dari koneksi tersebut, rubah alamat IP staticnya.. biasanya sih isi IP yang gampang-gampang aja yang penting bisa connect, misal 1.1.1.2, 1.1.1.3, 1.1.1.4, pokoknya gak jauh-jauh amat lah nilainya, cukup ganti angka paling belakangnya, sedang yang depan biarin aja sama. Oh ya jangan sampai sama ya IPnya, soalnya gak bisa nanti, bentrok sama yang lain…
Kalo udah, coba ping antar komputer ya, caranya buka Command prompt, si layar hitam sakti, trus ketik ping [alamat IP komputer tujuan], jika ada reply berarti udah konek tuh, kalo gak ada reply bisa aja settingan IPnya salah ato kena blok Firewall komputer tujuan, kalo kena firewall gampangnya matikan aja (Firewall Windows ato Software lain yang punya Firewall, contohnya antivirus)

Nah, dasar koneksi sudah ada, jaringan udah terbentuk, komputer udah terhubung semua, tinggal kalian mau apa dengan jaringan ini, mau maen game multiplayer silahkan, sharing file ok, ato mau bagi koneksi internet juga boleh :D
PS: jika ada yang kurang jelas, sah sah aja kalo mau nanya, ntar diusahain dicariin solusinya.. ok.. :D Selamat mencoba..

download partition manager

Ganti Partition Magic dengan Free Easeus Partition Manager

Easeus Partition manager
Bagi yang pernah/sering utak-atik Hardisk pasti tidak asing dengan program Partition Magic, software untuk mem-partisi hardisk dengan mudah. Saat ini (sebenarnya sudah agak lama ) ada alternatif gratis yang tidak kalah fiturnya. Easeus Partition Manager Home Edition, yang baru saja merilis versi terbarunya. Tampilannya pun mirip partition magic.
Versi baru ini (Easeus Partition Manager 3.0 Home Edition), menambahkan fitur baru, yaitu Disk Copy Wizard, Partition Copy Wizard untuk memproteksi data dan mendukung hardisk yang berukuran 1.5 TG. Berikut selengkapnya.


Fitur-fitur Utama Easeus Partition Manager
  • Mengubah ukuran partisi (Resize) tanpa menghilangkan data. Untuk memperkecil ukuran partisi, maka harus mempunyai space kosong, sedangkan untuk memperbesar partisi, maka harus ada space kosong di partisi yang ada disampingnya.
  • Disk Copy, fitur baru di versi 3.0. Fasilitas ini bermanfaat jika kita ingin mengganti hardisk yang berukuran kecil ke hardisk baru yang berukuran lebih besar, tanpa menginstall sistem operasi dan aplikasi yang ada didalamnya. Mendukung copy sector by sector dan juga copy file by file. Copy file by file akan jauh lebih cepat daripada sector by sector. Fitur ini dapat djalankan jika ukuran hardisk baru lebih besar atau sama dengan hardisk lama yang ingin dicopy. Jika ukuran lebih besar, maka sisanya bisa di format menyusul. Info lengkap Disk Copy
  • Partition Copy, fitur ini hampir sama seperti Disk Copy, hanya saja untuk satu partisi, bukan keseluruhan hardisk.
  • Membuat dan menghapus partisi dengan langkah yang sederhana. Untuk membuat partisi, klik kanan space yang kosong (belum dialokasikan) dan pilih Create. Untuk menghapus partisi (data akan hilang), juga bisa melalui menu klik kanan.
  • Menyembunyikan partisi dan Menampikan kembali Partisi yang tersembunyi. fasilitas ini bermanfaat jika kita ingin partisi tertentu tidak ditampilkan (untuk mencegah akses pihak-pihak tertentu). Untuk menampilkan kembali klik hardisk yang disembunyikan dan pilih Unhide. Untuk memanfaatkanfitur ini, maka gunakan menu password di Program ( General > Set Password).
  • Memformat Partisi hardisk.
Selain fitur utama tersebut, Software ini mendukung sistem operasi Windows 2000/XP/Vista. Bisa digunakan untuk Flashdisk, Hardisk PATA, SATA, STA II, SCSI,S-SATA Raid dan lainnya. Juga seperti pernah di sebutkan dalam artikel sebelumnya (Memperbaiki Hard disk yang terkena Bad Sector ) Software ini bisa digunakan untuk memperbaiki hardisk yang terkena bad sector (secara software, bukan rusak fisik).
Download EASEUS Partition Manager 3.0 Home Edition ( 7.93 MB) Atau bisa memilih lokasi download lainnya disini Mirror Download

Senin, 15 Agustus 2011

askep STENOSIS ANI


 A.    Pengertian
Stenosis ani merupakan suatu keadaan dimana lumen anus menyempit, ini karena kurangnya kontraktilitas, disebabkan tidak adanya / berkurangnya sel ganglion parasimpatik dari plexus aurbach dan meissner dalam lapisan dinding usus. Sehingga akan terjadi hipertrofi dan distensi yang berlebihan pada kolon, yang lebih proximal, pada daerah distal terutama anus terjadi penyempitan karena daerah anus posisinya terhimpit oleh pelvis. Sebenarnya stenosis ani merupakan penyakit Hirschprung atau mega kolon yang bersegmen pendek, yaitu mulai dari sfinkter anus sampai sigmoid, sedangkan yang bersegmen panjang melebihi kolon sigmoid sampai usus halus.
Kolostomi merupakan tindakan infasif dengan tujuan membuat anus buatan, dimaksudkan untuk menjamin kelancaran pasase usus dan mencegah penyulit – penyulit yang tidak diinginkan seperti enterokolitis, peritonitis dan sepsis ( Darmawan Kartono, 95 ).

B.     Penyebab dan Faktor Predisposisi
Kelainan ini merupakan faktor kongenital atau bawaan. Penyebab belum diketahui secara pasti. Kelainan  kongenital merupakan kelainan  dalam pertumbuhan bayi yang timbul sejak kehidupan hasil konsepsi dalam kandungan. Kelainan kongenital suatu mal formasi, yaitu jenis kelainan  kongenital yang timbul dalam kehidupan intra uterine, pada masa stadium organogenesis di kehamilan trimester pertama. Penyebab kelainan  kongenital belum diketahui, ada beberapa faktor peyebab :
1.      Kelainan  Kromosom
Kelainan  genetik pada suami atau istri dapat menimbulkan kelainan  kongenital pada anaknya. Dengan kemajuan teknik dalam menyelidiki secara langsung bentuk dan jumlah kromosom dalam sel – sel manusia, maka dapat ditemukan hubungan antara kelainan  dalam jumlah serta bentuk kromosom dan kelainan  kongenital tertentu, misalnya kelainan  pada kromosom autosome pada organ dalam menyebabkan gastroschisis, omfalokel, megacolon atau hirschprung.
2.      Faktor Mekanik
Tekanan mekanik pada janin dalam uterus dapat menyebabkan kelainan  bentuk. Bentuk kelainan  tergantung daerah organ yang mengalami tekanan yang terus menerus,
3.      Faktor Infeksi
Infeksi yang dapat menimbulkan kelainan  kongenital ialah terutama infeksi oleh virus. Pada masa organogenesis , yakni dalam triwulan pertama kehamilan, karena infeksi ini menimbulkan gangguan dalam pembentukan alat – alat atau organ dalam tubuh janin.
4.      Faktor umur ibu
Kehamilan di usia tua atau mendekati menopouse beresiko lebih tinggi melahirkan anak dengan kelainan  kongenital cacat. Ini diduga karena menurunnya fungsi organ yang mendukung proses kehamilan terutama hormon.
5.      Radiasi
Radiasi yang terus menerus pada kehamilan dapat  menimbulkan mutasigene, yang dapat menyebabkan kelainan  kongenital pada yang dilahirkan
6.      Faktor gizi
Pada ibu hamil yang kekurangan gizi beresiko melahirkan bayi cacat dari pada ibu yang hamil kecukupan gizi. Diduga vitamin A, riboflamin, asam folik, thiamin gizi pendukung pada stadium organogenesis di triwulan pertama.
7.      Faktor lain
Banyak kelainan  kongenital yang tidak diketahui penyebabnya, diduga faktor – faktor hipoxia, hipo – hiperthermia dan juga masalah – masalah sosial dapat menyebabkan kelainan  kongenital .

Faktor predisposisi
a.       Sosial Ekonomi Rendah
Sosial ekonomi rendah ini berhubungan dengan status gizi keluarga. Status gizi keluarga yang kurang akan menyebabkan gangguan pertumbuhan janin, terutama pada masa kehamilan dimana masa ini sangat dibutuhkan asupan gizi yang cukup. Gizi yang cukup sangat diperlukan untuk perkembangan janin.
b.      Lingkungan
Lingkungan juga sangat penting untuk mendukung pertukaran dan perkembangan radikal bebas yang sering disebabkan polusi terutama polusi udara. Didaerah – daerah industri dan keadaan lingkungan hidup yang buruk, ini sangat mempengaruhi kesehatan apalagi pada masa – masa awal dari kehidupan.
c.       Grande Para ( Usia ibu waktu hamil lebih dari 30 tahun )
Kehamilan diusia tua beresiko lebih tinggi melahirkan anak cacat. Diduga karena menurunnya fungsi organ yang mendukung proses kehamilan, terutama hormon kehamilan.

C.    Gambaran Klinik
1)      Pada Inspeksi
Distensi abdomen, perut buncit, muntah – muntah warna kehijauan
2)      Palpasi atau Perabaan
Perabaan pada abdomen terasa bagian – bagian dari kolon yang melebar dan bisa dirasakan perut keras atau defans abdomen.
Rectal toucher :
Pada rectal toucher jari terasa terjepit pada bagian yang sempit
3)      Pada riwayat kelahiran, terlambatnya evaluasi mekonium lebih dari 24 jam atau anak tidak bisa defekasi sedangkan anus ada. Pada orang dewasa ada riwayat konstipasi kronik

4)      Radiodiagnostik
Pemeriksaan fotopolos abdomen, terlihat tanda – tanda obstruksi usus lebih rendah. Umumnya gambaran kolon sulit dibedakan dengan gambaran usus halus.
Pada pemeriksaan foto dengan enema barium, terlihat lumen recto sigmoid mengecil, bagian proksimalnya terlihat daerah transisi dan kemudian melebar. Pemukaan mukosa bagian usus yang melebar tampak tidak teratur karena proses enterokolitis.
Enema barium tidak perlu diteruskan ke arah proximal bila tanda – tanda yang khas seperti diatas sudah nampak. Apabila tanda – tanda yang khas tersebut diatas tidak tampat diteruskan untuk mengetahui gambaran kolon proximal, mungkin ditemukan penyebab lain.
5)      Patologi Anatomi
Pemeriksaan patologi anatomik dimaksudkan untuk mendeteksi adanya ganglion dilapisan submukosa dan diantara dua lapisan otot, serta melihat serabut saraf. Apabila sediaan untuk pemeriksaan patologi anatomik didapatkan dari biopsi, hisap dari mukosa Rectum, pemeriksaan hanya untuk melihat ganglion meissner dilapisan sub mukosa dan melihat penebalan serabut – serabut saraf. pada hirschprung tidak dijumpai penebalan serabut saraf.



D.    Anatomi dan Fisiologi
Usus besar merupakan tabung muskular berongga dengan panjang sekitar 5 kaki ( sekitar 1,5 m ) yang terbentang dari sekum sampai kanalis ani. Diameter usus besar sudah pasti lebih besar daripada usus kecil. Rata – rata sekitar 2,5 inci ( sekitar 6,5 m ), tetapi makin dekat anus diameternya semakin kecil.
Usus besar dibagi menjadi sekum, kolon dan Rectum seperti dilukiskan dalam gambar. Pada sekum terdapat katup ileosekal dan appendiks yang melekat pada ujung sekum. Sekum menempati sekitar dua atau tiga inci pertama dari usus besar. Katup ileosekal mengontrol aliran kimus dari ileum ke sekum. Kolom dibagi lagi menjadi : kolon asendens, transversum desendens dan sigmoid. Tempat dimana kolon membentuk kelokan tajam yaitu pada abdomen kanan dan kiri atas berturut – turut dinamakan fleksura hepatika dan fleksura linealis. Kolon sigmoid mulai setinggi krista iliaka dan berbentuk suatu – S. lekukan bagian bawah membelok kekiri waktu kolon sigmoid bersatu dengan rektum, yang menjelaskan alasan anatomis meletakkan penderita pada sisi kiri bila diberi enema. Pada posisi ini, gaya berat membantu mengalirkan air dari rektum ke fleksura sigmoid. Bagian utama usus besar yang terakhir dinamakan rektum dan terbentang dari kolon sigmoid sampai anus ( muara ke bagian luar tubuh ). Satu inci terakkhir dari rektum dinamakan kanalis ani dan dilindungi oleh sfingter ani eksternus dan internus. Panjang rektum dan kanalis ani sekitar 5,9 inci ( 15 cm ).
Usus besar memiliki empat lapisan morfologik seperti juga bagian usus lainnya. Akan tetapi ada beberapa gambaran yang khas pada usus besar saja. Lapisan otot logitudinal usus besar tidak sempurna, tetapi terkumpul dalam tiga pita yang dinamakan taenia koli. Taenia bersatu pada sigmoid distal, dengan demikian rektum mempunyai satu lapisan otot longitudinal yang lengkap. Panjang taenia lebih pendek dari pada usus, hal ini menyebabkan usus tertarik dan berkerut membentuk kantong – kantong kecil yang dinamakan haustra. Apendises epiploika adalah kantong – kantong kecil peritoneum yang berisi lemak dan melekat di sepanjang taenia. Lapisan mukosa usus lebih besar jauh lebih tebal daripada lapisan mukosa usus halus dan tidak mengandung vili atau rugae. Kriptus lieberkuhn (kelenjar intestinal) terletak lebih dalam dan mempunyai lebih bayak sel globlet daripada usus halus.
Usus besar secara klinis dibagi menjadi belahan kiri dan kanan sejalan dengan suplai darah yang diterima. Arteri mesenterika superior memperdarahi belahan bagian kanan (sekum, kolon asendens dan dua pertiga proksimal kolon transvertum), dan arteri messenterika inferior memperdarahi belahan kiri (sepertiga distal kolon trasversum, kolon desendens dan sigmoid, dan bagian proksimal rektum ). Suplai darah tambahan untuk rektum adalah melalui arteria sakralis media dan arteri hemoroidalis inferior dan media yang di cabangkan dari arteria iliaka interna dan aorta abdominalis.
Alir balik vena dari kolon dan rektum superior melalui vena messenterika superior dan inferior dan vena hemorhoidalis superior, yaitu bagian dari sistem portal yang mengalirkan darah ke hati. Vena hemorhoidalis media dan inferior mengalirkan darah ke vena iliaka dan merupakan bagian dari sirkulasi sitematik. Terdapat anastomose inferior, sehingga peningkatan tekanan pada portal dapat mengkibatkan aliran balik ke dalam vena – vena ini dan mengakibatkan hemorhoid.
Persarafan usus besar dilakukan oleh sistem saraf otonom dengan perkecualian sfingter eksterna yang berada di bawah kontrol voluntar. Serabut para simpatis berjalan melalui saraf vagus ke bagian tengah kolon transversum dan saraf pelvikus yang berasal dari daerah sakral mensuplai bagian distal. Serabut simpatis meninggalkan medula spinalis melalui saraf splangnikus untuk mencapai kolon. Perangsangan simpatis menyebabkan pengahambatan sekresi dan kontraksi serta perangsangan simpatis sfingter rektum, sedangkan perangsangan para simpatis mempunyai efek yang berlawanan.
Usus besar mempunyai berbagai fungsi yang semuanya berkaitan dengan proses akhir isi usus. Fungsi usus besar yang paling penting adalah mengabsorpsi air dan elektrolit, yang sudah hampir lengkap pada kolon bagian kanan. Kolon sigmoid befungsi sebagai reservoir yang menampung massa feses yang sudah dehidrasi sampai defekasi berlangsung.
Rectum dimulai dari kolon sigmoid dan berakhir pada saluran anal ± 3 cm panjangnya. Saluran ini berakhir ke  dalam anus yang dijaga otot internal dan external. Struktur rectum, serupa dengan kolon tetapi dinding yang berotot lebih tebal. Dan membran mukosanya membuat lipatan – lipatan membujur yang disebut kolumna morgadni. Didalam anus ini serabut otot musculer menebal untuk membentuk otot sfingter anus interna. Sel – sel yang melapisi saluran anus berubah sifatnya, epitium bergaris menggantikan sel – sel silinder, sfingter externa menjaga saluran anus dan orifisium supaya tertutup.
E.     Patofisiologi
Pada penyakit hirschprung karena absensinya ganglion meissner dan ganglion aurbach dalam lapisan dinding usus, mulai dari sfingter ani kearah proximal dengan panjang yang bervariasi 70%-80% terdapat di daerah rectosigmoid, 10% sampai seluruh kolon dan sekitar 5 % mengenai seluruh usus sampai ke pilorus ( Darmawan Kartono, 1997)
Absensinya ganglion meissner dan aurbach mengakibatkan usus yang bersangkutan tidak bekerja normal. Peristaltik tidak mempunyai daya dorong, sehingg usus tersebut  tidak bisa dalam proses evakuasi feces ataupun udara, gejala klinis penderita sebagai gangguan pasase usus. Tiga tanda yang khas; keterlambatan evakuasi mekonium, muntah hijau dan distensi abdomen.
Penampilan Makroskopik : bagian usus yang tidak bergangglion terlihat spastik dan lumen kecil. Usus di bagian proximalnya disebut daerah transisi, terlihat mulai melebar dari bagian yang menyempit usus di proximalnya lebih melebar lagi dan umumnya mengecil kembali mendekati kaliber lumen usus normal.




F.    
Genetik
Sosial ekonomi
 keadaan lingkungan yang buruk
 
Pathways dan Masalah Keperawatan
Pathways






























G.    Fokus pengkajian Keperawatan
1.      Pola nutrisi ( menurut ganer)
a)      Pola nutrisi dan metabolik
Penurunan nafsu makan, mual, muntah karena adanya obstruksi gas dan akan meningkatkan tekanan intra abdomen. Pembatasan makanan dari Rumah Sakit diet rendah sisa, bubur.
b)      Pola eliminasi BAB
1)      Konstipasi  ; karena kelemahan peristaltik usus
2)      Feces          ; konsistensi; skibala
3)      Diare         ; biasanya terjadi ada penyulit enterokolitis        
c)      Pola aktifitas dan latihan
1)      Aktifitas kebiasaan klien setiap hari
2)      Kebutuhan hidup ( ADL) sehari – hari
3)      Pekerjaan klien
d)     Pola reproduksi dan sexual
1)      Tanda – tanda kelamin sekunder, waktu pertama kali menstruasi
2)      Tanda – tanda kelamin primer
3)      Status klien, bujang, menikah, tidak menikah
e)      Pola istirahat dan tidur
Istirahat tidur berkurang, merasakan keadaan sakitnya, setuasi tak adaptif lingkungan rumah sakit
f)       Pola persepsi sensori
1)      Nyeri   : kadang distensi abdomen
2)      Sensasi nyeri baik
g)      Pola kognitif
1)      Daya ingat baik
2)      Kesadaran, tergantung sakitnya
h)      Pola peran hubungan keluarga
Hubungan keluarga, orang tua, anak, kakak, adik
i)        Pola persepsi dan konsep diri
1)      Citra tubuh terganggu : kolostomi
2)      Harga diri rendah        : adanya citra tubuh yang terganggu
j)        Pola koping dan toleransi stress
1)      Hobi; untuk mengalihkan perasaan
2)      Teman dekat; untuk mencurahkan perasaannya
3)      Intro/ exofet; menghadapi masalah
k)      Pola nilai kepercayaan
1)      kepatuhan beribadah, agama klien
2)      hubungan kedekatan dan beribadah menurut klien

2.      Pemeriksaan fisik
Abdomen :
I. :   Distensi abdomen, perut membuncit
A.: Peningkatan bising usus, karena terjadi sunbatan, pasase usus  terganggu
P :   Defans abdomen, teraba masa skibala, nyeri
P :  Timpani, pekak
Rectum :
       Inspeksi : terlihat anus
       Rectal    : jari terasa terjepit dan terdapat skibala

H.    Fokus Intervensi
1.      Gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit berhubungan dengan muntah
Tujuan :
-          keseimbangan cairan dan elektrolit tidak terganggu
kriteria hasil
-          Intake dan output seimbang
-          Tidak ada tanda – tanda dehidrasi
-          Tanda – tanda vital normal intervensi
-          Awasi masukan dan keluaran cairan
-          Kaji tanda – tanda dehidrasi
-          Kaji tanda – tanda vital
-          Catat intake dan output
-          Kolaburasi untuk pemberian cairan parenteral
2.      Gangguan rasa nyaman nyeri berhubungan dengan penekanan saraf tepi     (doengoes, 1993)
Tujuan:
-          Nyeri berkurang/ hilang
Kriteria hasil :
-          Skala nyeri turun
-          Klien tamapak tenang
Intervensi :
-          Monitor intensitas dan skala nyeri
-          Kaji faktor – faktor yang dapat meningkatkan dan menurunkan nyeri
-          Ajarkan teknik distraksi dan relaksasi
-          Kolaburasi pemberian analgetika
-          Kolaburasi pemasangan sonde lambung dan rectal tube
3.      Gangguan pola eliminasi BAB : konstipasi berhubungan dengan obstruksi Rectum ( Carpenito, 1999)
Tujuan :
-          Pola eliminasi BAB normal
Kriteria hasil :
-          Klien BAB 1X sehari
Intervensi :
-          Kaji penyebab konstipasi
-          Ajarkan diet yang seimbang
-          Dorong masukan cairan sedikitnya 2000 cc air putih
-          Motivasi mobilisasi aktif yang dianjurkan
-          Kolaburasi pemberian laksansia


4.      Resiko tinggi infeksi berhubungan dengan luka, tindakan infasif                   ( Carpenito, 1999)
Tujuan :
-          Agar tidak terjadi infeksi
Kriteria hasil :
-          Luka bersih
-          Tidak ada tanda – tanda infeksi
Intervensi :
-          Rawat luka secara aseptik dan antiseptik
-          Kaji tanda – tanda infeksi
-          Kolaburasi gizi untuk pemberian antibiotika
5.      Resiko tinggi nutrisi kurang dari kebutuhan berhubungan dengan mual, muntah
Tujuan :
-          Agar kebutuhan nutrisi terpenuhi
Kriteria hasil :
-          Berat badan seimbang
-          Hb dan albumin dalam keadaan normal
Intervensi :
-          Kaji penyebab mual, muntah
-          Monitor intake makanan
-          Berikan situasi makan yang menyenangkan
-          Anjurkan untuk makan porsi kecil tetapi sering
-          Kolaburasi pemeriksaan Hb dan albumin per minggu
-          Monitor berat badan
-          Kaji keadaan kulit klien
6.      Gangguan konsep diri : Citra tubuh berhubungan dengan kolostomi
Tujuan :
-          Agar citra tubuh tidak terganggu
Kriteria hasil :
-          Klien tampak tidak murung
-          Klien percaya diri
-          Klien bisa berinteraksi dengan lingkungan
Intervensi :
-          Motivasi klien untuk mengungkapkan perasaannya
-          Berikan informasi tentang kolostomi yang bisa diterima klien
-          Gali potensi diri klien
-          Gali hal – hal yang positif
-          Motivasi pendekatan spiritual
-          Libatkan keluarga untuk pemberian suport mental
-          Besarkan hati klien





DAFTAR PUSTAKA
1.             Smeltzer Suzanne C. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Brunner & Suddarth. Alih bahasa Agung Waluyo, dkk. Editor Monica Ester, dkk. Ed. 8. Jakarta : EGC; 2001.
2.             Doenges M.E. (1989) Nursing Care Plan, Guidlines for Planning Patient Care (2 nd ed ). Philadelpia, F.A. Davis Company.
3.             Long; BC and Phipps WJ (1985) Essential of Medical Surgical Nursing : A Nursing Process Approach St. Louis. Cv. Mosby Company.